Soppeng, 19 Juli 2020 – Bencana alam berupa banjir bandang yang terjadi di Masamba, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan yang kemudian mengakibatkan ribuan jiwa kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian, serta merengut puluhan nyawa, ini kemudian Mahasiswa AMIK Lamappapoleonro Soppeng terpanggil melakukan aksi penggalangan dana.
Melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berinisiatif untuk melakukan aksi penggalangan dana. Selama 2 (dua) hari telah dilakukan penggalangan dana yakni hari jumat, 17 Juli 2020 di Pasar Cabbeng dan hari ahad, 19 Juli 2020 di Pasar Sentral Soppeng. Penggalangan dana dilakukan dengan cara turun ke jalan dengan terus mengikuti protokol kesehatan. Adapun dana yang terkumpul yaitu sebesar Rp. 2.192.500,-.
Dosen AMIK Lamappapoleonro Soppeng juga tidak mau kalah, melalui kegiatan Webinar Series yang dilaksanakan selama 3 pekan berhasil dikumpulkan dana sejumlah Rp. 2.200.000,-

Ketua BEM AMIK Lamappapoleonro Soppeng, Armadani mengatakan dana yang terkumpul akan disalurkan murni dalam bentuk sembako dan obat-obatan.
“Semua dana yang terkumpul akan kami salurkan dalam bentuk Sembako, kalau dari Mahasiswa dalam bentuk obat-abatan,” ucap Armadani yang akrab dipanggil Dani.
Kegiatan "Sharing Time" ini merupakan salah satu Program Kerja rutin yang dilaksanakan ketika ada terjadi Bencana alam khususnya.

Hari ini, Ahad 19 Juli 2020 perwakilan dari BEM AMIK Lamappapoleonro Soppeng telah berangkat menuju Masamba untuk membawa bantuan dan akan disalurkan langsung kepada korban bencana. Untuk gelombang ke-2 akan disalurkan lagi pada tanggal 22 Juli 2020.
BEM AMIK Lamappapoleonro Soppeng menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua elemen masyarakat yang telah mengambil bagian dalam aksi penggalangan dana ini.