Hubungi Kami +62 81340048615
PKM STMIK Amika Soppeng Dorong Pemanfaatan Ikan Sapu-Sapu Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

PKM STMIK Amika Soppeng Dorong Pemanfaatan Ikan Sapu-Sapu Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

03 Aug 2026 06:37:22 Admin AMIK-LP Berita Dilihat: 38

Soppeng – STMIK Amika Soppeng kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir Danau Tempe. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Nelayan Lamappadeceng di kawasan Salomate, Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Senin (3/8/2026).

Program tersebut mengangkat tema "Pemberdayaan Kelompok Nelayan Salomate dalam Pengelolaan Ikan Sapu-Sapu untuk Pengurangan Limbah dan Penguatan Ekonomi Berkelanjutan". Melalui program ini, tim dosen STMIK Amika Soppeng berupaya mengubah persepsi masyarakat terhadap ikan sapu-sapu yang selama ini dianggap sebagai hama perairan menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku pembuatan pakan pelet. Selain membantu mengurangi populasi ikan invasif di kawasan Danau Tempe, inovasi ini diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan kelompok nelayan.

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh perwakilan Pemerintah Kelurahan Limpomajang yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif STMIK Amika Soppeng dalam menghadirkan solusi berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini dinilai tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga berpotensi memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Ketua Kelompok Nelayan Lamappadeceng, Mustar, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan dari perguruan tinggi menjadi kesempatan berharga bagi para nelayan untuk memperoleh pengetahuan baru mengenai pengolahan hasil tangkapan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Ketua Pelaksana PKM, ZH. Nurul Kusumawardhani, S.A.P., M.Tr.A.P., menjelaskan bahwa sosialisasi merupakan tahap awal sebelum memasuki proses pelatihan teknis dan pendampingan intensif kepada kelompok nelayan.

Melalui kegiatan ini, peserta akan memperoleh pembinaan mengenai teknik pengolahan ikan sapu-sapu menjadi pakan pelet, penguatan tata kelola usaha kelompok, hingga strategi pemasaran digital agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing dan memberikan nilai tambah secara berkelanjutan.

Kegiatan turut didampingi oleh anggota tim PKM, Sri Wulandari, S.Pd., M.Pd., serta diikuti oleh anggota Kelompok Nelayan Lamappadeceng dan masyarakat sekitar.

Kolaborasi antara STMIK Amika Soppeng, Pemerintah Kelurahan Limpomajang, dan kelompok nelayan diharapkan menjadi langkah nyata dalam mengatasi permasalahan limbah ikan sapu-sapu di Danau Tempe. Selain menjaga keseimbangan ekosistem perairan, program ini juga diharapkan mampu melahirkan produk-produk inovatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal berbasis potensi daerah.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, di mana STMIK Amika Soppeng terus berupaya menghadirkan inovasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui kolaborasi, riset terapan, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal.