Hubungi Kami +62 81340048615
STMIK Amika Soppeng Hadiri Workshop Council of Asian Science Editors-UNAIR 2026

STMIK Amika Soppeng Hadiri Workshop Council of Asian Science Editors-UNAIR 2026

18 May 2026 08:01:58 Admin AMIK-LP Berita Dilihat: 47

Pengelola Jurnal STMIK Amika Soppeng yang diwakili oleh Wahyuddin S., S.Kom., M.Kom., menghadiri kegiatan CASE-UNAIR Journal Strategy Workshop 2026 yang diselenggarakan oleh Council of Asian Science Editors (CASE) bekerja sama dengan Universitas Airlangga (UNAIR), Senin (18/5/2026).
Wahyuddin S, merupakan salah satu anggota Council of Asian Science Editors (CASE) dengan nomor registrasi 529 yang saat ini tengah menempuh studi doktoral (S3) Ilmu Komputer di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh para editor jurnal dan akademisi dari berbagai institusi, baik nasional maupun internasional.

Workshop yang berlangsung secara hibrida di Sriwijaya Room, Lantai 5, ASEEC Tower, Kampus B Universitas Airlangga ini mengusung tema “Transform Your Journal’s Global Footprint and Master the Art of High-Impact Publishing”. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pengelolaan jurnal ilmiah, khususnya dalam menghadapi tantangan indeksasi internasional serta meningkatkan kualitas publikasi akademik.

Kegiatan diawali dengan sesi morning coffee and networking, dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang mencakup menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Rektor Universitas Airlangga, serta sambutan Presiden CASE. Acara dipandu oleh Professor Ferry Efendi, Vice President CASE dari Universitas Airlangga.

Dalam sesi utama, sejumlah narasumber memaparkan strategi pengembangan jurnal ilmiah. Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyampaikan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan ekosistem jurnal nasional. Sementara itu, Prof. Muhammad Miftahussurur, dr., M.Kes., Sp.PD-KGEH., Ph.D. dari Universitas Airlangga memaparkan praktik terbaik dalam mendorong jurnal menuju indeksasi bereputasi internasional.

Selain itu, Ketua Himpunan Editor Berkala Ilmiah Indonesia (HEBII), Prof. Kuswanto, menekankan pentingnya peran asosiasi editor dalam memperkuat ekosistem publikasi ilmiah. Adapun Dr. Anders Karlsson dari Elsevier mengulas masa depan publikasi ilmiah yang semakin dipengaruhi oleh kecerdasan buatan (AI). Ia menyoroti bagaimana AI dapat meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, serta integritas dalam proses penerbitan ilmiah.

Partisipasi STMIK Amika Soppeng dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola jurnal ilmiah di lingkungan kampus serta mendorong peningkatan kualitas publikasi agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Workshop ditutup setelah rangkaian diskusi, tanya jawab, serta pemaparan program eksklusif dari CASE. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan ekosistem publikasi ilmiah Indonesia yang lebih kompetitif dan berdaya saing internasional.